Romie Ziatul Fadlan

Bekerja untuk dunia, Beramal demi akhirat

Maaf, Mari Menikmati Banjir..!

Banjir merupakan masalah klasik bagi kota-kota besar yang ada di Indonesia, termasuk kota Samarinda, Kalimantan Timur. Sebagai Ibukota sebuah Provinsi Besar dan dengan dana APBD yang tinggi, sebenarnya sangat ironis ketika masalah banjir ini tidak tertangani dengan baik.

Banjir yang baru-baru ini terjadi dan selalu berulang kali terjadi dengan intensitas dua sampai tiga kali dalam satu tahun, merunut pada beberapa faktor penyebab. Faktor tersebut secara garis besar, dapat kita katakan ada dalam tataran kebijakan publik berupa aturan-aturan seperti Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), Rencana Jangka Panjang Daerah (RPJPD) sampai pada perizinan IMB dan Kuasa Pertambangan yg perlu di perketat.

Aspek Teknis menjadi hal yang tak kalah penting dalam tata kelola penanganan Banjir di samarinda ini, dan KalTim umumnya. Aspek teknis berupa sistem drainase perkotaan yang baik, Pengelolaan Sumber Daya Air berupa pembuatan lengkung debit aliran dan debit sedimen di sekitar DAS dan Sub-DAS Mahakam.

Untuk ke depannya guna mempermudah pengelolaan Sumber Daya Air dalam rangka Antisipasi dan Mitigasi bencana air berupa banjir, perlu adanya Sistem Informasi Sumber Daya Air, apalagi Sistem Informasi Sumber Daya Air ini sudah di amanatkan oleh UU No.7/2004 dan di jabarkan lebih lanjut dalam PP No.42/2008 tentang Sistem Informasi Sumber Daya Air.

Pemerintah sebagai pembuat dan eksekutor kebijakan mesti memiliki ”political will” yang besar untuk mengatasi musibah banjir tahunan ini.
Jika tidak, maka silahkan Warga kota untuk ”Menikmati Banjir” tahunan itu.

Untuk merealisasikan hal tersebut maka pemerintah perlu dengan bersungguh-sungguh untuk berkomitmen tentang penanganan masalah banjir ini. Komitmen tersebut juga perlu di barengi dengan pengalokasian dana dari APBD yang memadai. Yang juga penting adalah perlu kontrol perizinan IMB dan KP agar tidak bermasalah dan menimbulkan bencana akibat kebijakan yang salah. Artinya, pemerintah harus mengatur dan mengendalikan Perubahan tata guna lahan yang sesuai peruntukan dan berorientasi pada pelestarian lingkungan.

Sebagai Warga kota yang langsung merasakan dampak bencana banjir ini, Saya dan kita semua cuma dapat berharap agar banjir ini dapat dengan segera di tangani dan di carikan solusinya. Jika tidak.,

Mari Kita menikmati Banjir..!

One comment on “Maaf, Mari Menikmati Banjir..!

  1. hardy989
    1 Desember 2008

    banjir,illegal loging,korupsi,kelaparan,pengangguran,kemiskinan,dan ketidak adilan udah menjadi darah daging di negara kita ini,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on 27 November 2008 by in Tulisanku and tagged , .

My Instagram

three of us... there always been a hope at the end of the aisle....

Romie Ziatul Fadlan

Bekerja untuk dunia, Beramal demi akhirat

My Tweet @romie_zf

Mutiara Islam

Sesungguhnya Allah S.w.t mencintai orang-orang yang berjuang di jalan-Nya dalam sebuah barisan (yang teratur), bagai sebuah bangunan yang kokoh. (Q.S. As-Shaff : 04)

Mutiara Kata

Kebaikan yang tersusun secara teratur dan sistematis akan mampu mengalahkan kejahatan sebesar apapun meskipun di atur secara sistematis pula (Imam Ali bin Abi Thalib R.A)
%d blogger menyukai ini: